6 Perbedaan Wordmark Pictorial Logo, Mana Lebih Unggul?
Masih bingung tentang perbedaan wordmark pictorial logo? Mari kita bahas kembali, agar Anda bisa menemukan logo bisnis yang paling sesuai.
Membuat sebuah logo untuk bisnis merupakan hal yang wajib di lakukan oleh pemilik bisnis. Pasalnya, logo adalah cara kita memperkenalkan produk atau jasa yang di tawarkan.
Meskipun begitu, membuat logo memerlukan persiapan khusus. Bukan hanya minta tolong tim desain grafis untuk membuatnya, tetapi Anda juga harus merumuskan beberapa hal penting.
Mulai dari apakah logo ini bisa mewakili tujuan perusahaan, menyampaikan pesan perusahaan, hingga tidak membuat bingung pelanggan potensial nantinya.
Di artikel kali ini, kita hanya akan membahas perbedaan wordmark logo dan pictorial logo, sebagai jenis-jenis desain logo yang sering di gunakan brand populer dunia.
Table Of Contents
Pengertian Wordmark Logo
Wordmark logo merupakan salah satu jenis logo bisnis yang digunakan beberapa brand sebagai identitas bisnisnya. Nama lain dari wordmark adalah logotype.
Desain dari jenis logo ini berbentuk teks serta tipografi yang di buat menjadi unik dan kreatif. Tujuan di buat seperti itu adalah supaya bisa menciptakan identitas visual yang kuat.
Kelebihan Logotype
- Memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi, karena cenderung mudah dibaca
- Konsistensi merek yang kuat, karena penggunaan huruf yang to the point
- Terkesan sederhana dan profesional serta mudah di kenali orang
Meskipun memiliki beberapa keunggulan, Logotype juga memiliki beberapa kekurangan.
Kekurangan Logotype
- Umumnya hanya bisa menggunakan nama perusahaan, bukan nama lain yang di anggap unik
- Secara visual kurang menarik, meskipun bisa di buat semenarik mungkin dengan sentuhan desain grafis
- Tidak dapat menyelesaikan pesan atau identitas perusahaan nya secara langsung
Contoh Wordmark atau Logotype
Source: desain logo services
Ada dua brand populer di dunia, yang terbukti menggunakan Logotype atau Wordmark logo sebagai identitas merek nya.
Pertama ada Coca cola, yang merupakan logo dari perusahaan Coca-Cola yang memproduksi minuman soda.
Anda bisa perhatikan, seperti apa logo brand yang satu ini. Mereka menggunakan nama perusahaan sebagai nama merek nya. Meskipun sederhana, namun brand ini sudah melekat dihati masyarakat.
Begitu juga dengan logo Google. Logo dari merek ini juga bertuliskan nama perusahaan, dengan kombinasi warna yang eye catching.
Meskipun sederhana, tapi berhasil tertanam di benak pelanggan nya. Saat melihat logo merek nya, orang langsung tahu bahwa itu adalah mesin pencari di internet.
Banyak orang juga menjadikan situs ini sebagai backlink yang wajib ada, karena kepopuleran nya.
Meskipun begitu, di awal kemunculan, kedua merek dengan Logotype ini tidak sepopuler sekarang. Di perlukan waktu untuk bisa di kenal banyak orang di seluruh dunia.
Pengertian Pictorial Logo
Berbeda dengan logo wordmark yang berbentuk teks, logo pictorial umumnya menggunakan gambar atau simbol untuk bisa mewakili merek atau brand tertentu.
Karena berbasis gambar, logo bisnis seperti ini lebih cepat di kenali oleh masyarakat. Lewat simbol dan gambar, brand bisa mengkomunikasikan identitas merek nya secara langsung.
Kelebihan Logo Pictorial
- Memiliki ketertarikan visual yang kuat, karena di buat berupa gambar yang di kenal atau simbol tertentu
- Desain yang fleksibel, bisa di tempatkan di berbagai media
- Mampu menyampaikan identitas dan pesan perusahaan
Di samping beberapa kelebihan nya, logo gambar juga memiliki beberapa kekurangan.
Kekurangan Logo Pictorial
- Di perlukan interpretasi bagi orang yang baru melihat logo nya
- Memiliki tantangan dalam konsistensi, apakah logo gambar ini bisa bertahan seiring perkembangan zaman
Contoh Logo Pictorial
Source: desainlogoservices
Perhatikan logo mereka dari WWF yang berupa gambar seekor panda.
WWF merupakan singkatan dari World Wide Fund for Nature. Organisasi dunia ini lebih fokus pada isi konservasi lingkungan dan alam, termasuk hewan-hewan yang di lindungi.
Secara logo pictorial nya, organisasi ini mampu menyampaikan tujuan dari perusahaan nya kepada masyarakat. Yaitu, perlindungan terhadap kondisi lingkungan, fauna, dan flora di dunia.
Begitu juga logo bergambar kepala kelinci milik perusahaan Playboy. Perusahaan ini bergerak di bidang media dan lifestyle. Salah satunya adalah majalah playboy yang terkenal itu.
Hingga saat ini, dengan melihat logo pictorial tersebut, orang menjadi tahu apa yang di tawarkan brand tersebut.
Perbedaan Logo Wordmark dan Pictorial
Untuk mengetahui seperti apa perbedaan dari kedua jenis logo bisnis ini, kita akan melihatnya dari beberapa elemen. Perbedaan wordmark dan pictorial logo yaitu:
● Elemen Desain
Dilihat dari elemen desain nya, baik logo wordmark maupun pictorial memiliki perbedaan. Desain wordmark cenderung lebih menggunakan bentuk tipografi dan teks.
Beberapa brand yang menggunakan jenis logo wordmark biasanya merupakan brand yang telah memiliki basis pelanggan di berbagai negara.
Sebut saja brand minuman soda Coca-cola, dimana brand ini sudah di kenal di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Meskipun hanya menggunakan logo wordmark yang cenderung sederhana, tetapi pelanggannya mampu mengenali kualitas dari produk minuman ini.
Sedangkan elemen desain dari pictorial logo, lebih banyak menggunakan jenis-jenis simbol dan gambar untuk mewakili brand mereka.
● Elemen Keterbacaan dan Visual
Perbedaan berikutnya dari kedua logo bisnis ini adalah di lihat dari elemen visual dan keterbacaannya.
Untuk wordmark logo, umumnya nama perusahaan di gunakan langsung sebagai karakter dari brand nya. Sehingga orang langsung mengenali produk dan perusahaan yang memproduksinya.
Sedangkan pictorial logo, lebih menonjolkan sisi visual untuk memperkenalkan brand mereka. Visual ini bisa berupa gambar atau simbol khusus.
Logo gambar tidak menggunakan teks sama sekali. Uniknya, pelanggan yang melihat logo gambar, bisa langsung mengenali produk yang di maksud, tanpa harus di jelaskan.
● Elemen Skalabilitas dan Fleksibilitas
Keunikan lainnya dari kedua logo ini juga memperlihatkan perbedaan yang cukup signifikan. Misalnya, pada logo pictorial atau logo gambar.
Logo ini di anggap lebih fleksibel, sehingga bisa di gunakan dalam berbagai media iklan. Termasuk untuk iklan website, sosial media, hingga banner iklan.
Sedangkan logo wordmark mendapatkan sedikit tantangan, sehingga di anggap kurang fleksibel. Terutama jika desain tipografi yang di gunakan lebih kompleks dan detail.
● Daya Tarik Brand
Perbedaan logo wordmark dan pictorial berikutnya ini tidak kalah penting. Keduanya memiliki daya tarik yang berbeda.
Hal ini penting, terutama bagi Anda yang baru saja mulai mengembangkan bisnis. Dalam tahap awal, penggunaan Logotype atau Wordmark akan lebih efektif.
Alasannya, karena kekuatan brand dengan teks atau tulisan yang jelas, lebih mudah di mengerti oleh konsumen.
Sedangkan logo pictorial mark, cenderung menggunakan simbol khusus atau gambar. Hal ini membuat konsumen cukup sulit mengenali brand nya di awal.
Oleh karena itu, pictorial logo lebih banyak di gunakan oleh brand yang memang sudah populer. Brand-brand ini sudah memiliki basis pelanggan di mancanegara.
● Pengaruh Emosional
Saat ini, pengaruh emosional juga penting untuk di bangun, antara brand dengan konsumennya. Wordmark logo tidak memberikan pengaruh emosional secara langsung.
Logotype atau Wordmark logo akan di rasa lebih rasional dan memberikan pengaruh secara langsung kepada konsumen.
Sedangkan pictorial logo, lebih menonjolkan sisi visual dari desain logonya. Hal ini dapat menimbulkan emosional tersendiri bagi para konsumennya.
Melalui gambar dan simbol pada jenis logo ini, konsumen akan merasa terhubung. Konsumen seperti sudah tahu, seperti apa kualitas dari brand tersebut.
● Resiko Kesalahpahaman
Bagi pebisnis yang baru saja memulai bisnisnya dan membuat logo, maka Anda juga harus mengetahui resiko kesalahpahaman yang bisa terjadi.
Untuk penggunaan logo wordmark, dengan teks yang jelas, tujuan yang langsung di ketahui konsumen soal produknya. Bisa di katakan, jenis logo seperti ini lebih rendah resikonya.
Sedangkan, pictorial logo cenderung memiliki tingkat kesalahpahaman yang tinggi. Hal ini bisa terjadi, terutama jika penggunaan simbol yang di buat kurang jelas.
Kesimpulan
Logo wordmark merupakan desain logo untuk bisnis yang memiliki tipografi dengan jelas, mudah di baca, serta mudah di pahami oleh pelanggan.
Sedangkan logo pictorial merupakan desain logo bisnis yang di buat dengan bentuk gambar atau simbol sebagai logo nya.
Baik Logotype maupun pictorial, keduanya bisa Anda gunakan sebagai desain logo bisnis yang ikonik dan berpotensi dikenal pelanggan.
Namun, tentu saja keduanya memiliki perbedaan masing-masing. Dengan melihat perbedaan tersebut, di harapkan Anda dapat memilih desain logo bisnis yang paling sesuai.
Lakukan Riset terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk membuat desain logonya. Kedua logo bisa menjadi branding bisnis yang maksimal.
Asalkan penggunaan kedua jenis logo bisnis ini, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis Anda.