Logo Kombinasi: Pahami Elemen Pentingnya & Panduan Membuat
Memiliki bisnis tanpa logo kombinasi, berarti Anda belum benar-benar siap untuk menjalankannya. Pasalnya, Logo bukan sekedar merek dari brand bisnis, tetapi juga sebuah strategi pemasaran.
Di era digital saat ini, suatu brand akan lebih mudah di kenal jika menggunakan visual yang menarik perhatian. Salah satunya dengan menggunakan desain logo untuk bisnis.
Ada beberapa jenis desain logo yang dapat di gunakan. Mulai dari logo gambar, logo simbol, logo huruf, hingga logo kombinasi.
Dari semua jenis logo tersebut, logo kombinasi dapat menyuguhkan desain visual yang lebih menarik. Alasannya karena berupa perpaduan beberapa elemen grafis.
Pada artikel kali ini, Anda akan mendapatkan panduan dalam membuat logo kombinasi yang efektif untuk personal branding, serta mudah di ingat oleh para pelanggannya.
Table Of Contents
Pengertian Logo Kombinasi
Logo kombinasi merupakan desain logo, yang memadukan dua unsur grafis dalam satu frame. Yang pertama adalah gambar atau simbol, dan kedua adalah teks.
Unsur teks dalam desain logo ini biasanya berupa inisial, tagline, atau nama dari brand bisnis. Sementara unsur simbol, dibuat berupa ikon, gambar ilustrasi, dan simbol visual yang sesuai dengan suatu brand.
Jika Anda sebelumnya telah mengenal Logo Wordmark (berupa teks saja) atau Logo Pictorial mark (berupa gambar atau simbol saja), logo kombinasi tentunya lebih unik.
Ciri-ciri logo kombinasi merupakan penggabungan dari kedua jenis logo desain tadi. Logo kombinasi memiliki keunggulan yang menarik.
Logo ini lebih ideal untuk Anda gunakan, sebagai logo brand bisnis yang lebih kuat karakternya. Selain itu, logo ini juga compatible untuk semua jenis media promosi.
Elemen Penting Logo Kombinasi
Sebelum membuat desain logo kombinasi untuk brand bisnis Anda, sebaiknya ketahui terlebih dulu elemen-elemen penting di dalamnya.
Elemen tersebut akan membuat desain logo Anda lebih menarik secara visual. Selain itu, penggunaanya menjadi lebih efektif. Adapun elemen-elemen tersebut sebagai berikut:
● Nama Brand/Teks
Apakah Anda sudah menentukan nama merek yang tepat untuk brand bisnis Anda? Jika belum, pastikan Anda memilih nama yang mudah di ingat, di baca, serta relevan dengan produk atau jasa yang di jual.
Jika perlu, pahami elemen pembentuk desain logo, lalu Anda bisa membuat nama nya dengan lebih singkat. Lakukan itu dengan tanpa mengurangi value dari brand tersebut.
Sebaiknya tidak membuat nama merek yang terlalu panjang atau bertele-tele ya. Sebagai contoh, Apakah Anda masih ingat brand “Hoka-Hoka Bento”? Sekarang namanya berubah lebih singkat menjadi “HokBen”.
Meskipun nama mereknya lebih pendek, tapi produk yang di jual tidak berubah. Malah, semakin banyak variasi menu makanan Jepang dengan kearifan lokal ini.
● Font Huruf/Tipografi
Selesai dengan perumusan nama brand nya, maka selanjutnya adalah memilih jenis font yang cocok dan juga mewakili merek Anda.
Huruf dapat memperlihatkan seperti apa kepribadian dari sebuah brand. Misalnya, merek yang menggunakan jenis font sans-serif memiliki kecenderungan lebih modern dan minimalis.
Selain itu, banyak merek-merek bisnis anak muda masa kini yang identik dengan berani dan kreatif. Untuk menunjukan hal ini, jenis font handwriting adalah salah satu pilihan yang tepat.
● Warna
Bagaimana supaya calon pelanggan nanti tertarik dengan merek kita? Tentu saja, dengan memberikan sentuhan warna pada desain logo kombinasi Anda.
Psikologi warna juga bisa mempengaruhi ketertarikan orang pada sebuah brand. Jika warna merah adalah berani, warna biru adalah kepercayaan, serta hijau adalah seimbang.
Bagaimana dengan warna-warna palet yang cenderung lebih hangat? Silahkan Anda tentukan warna yang memang sesuai dengan kepribadian brand Anda.
● Layout
Hampir semua elemen untuk logo Anda sudah siap. Setelah itu, mulai tentukan layout dari masing-masing elemen tadi.
Basic layout nya, logo simbol bisa Anda letakkan di bagian atas, samping, atau menyatu dengan logo teks.
Tempatkan semua elemen tadi, hingga kelihatan seimbang. Lalu, coba perkecil atau perbesar. Pastikan, logo kombinasi ini tetap terlihat jelas, saat harus simpan di berbagai media promosi.
Langkah-Langkah Mudah Membuat Logo Kombinasi
Jika Anda masih bingung dan bertanya, bagaimana langkah-langkah membuat logo kombinasi yang mudah? Simak saja ulasan berikut ini:
Lakukan Riset untuk Brand
Sebelum menciptakan untuk brand Anda, lakukan Riset dan kenali seperti apa brand Anda.
Kenali juga apa visi dan misi dari bisnis ini, lalu siapa saja yang menjadi target marketnya.
Hal ini penting, untuk mengetahui pendekatan dan promosi seperti apa yang harus di lakukan.
Pilih Gaya Visual Brand
Kalau bagian yang ini sangat berkaitan dengan logo font dan elemen warna yang kita pilih. Sebab kedua elemen ini akan menentukan visual brand Anda.
Sekarang, terserah Anda, visualisasi seperti apa yang ingin Anda tonjolkan?
Apakah kesan ceria, kesan elegan, minimalis, hingga kesan artistik. Dengan memilih gaya visual ini, tim desain grafis yang membuat desain logo bisnis Anda juga aman merasa lebih mudah.
Brainstorming Ide
Langkah selanjutnya adalah mulai membuat sketsa untuk logo bisnis Anda.
Cukup siapkan kertas dan pensil, lalu buat sketsa logo tersebut.
Jangan dulu berekspektasi membuat logo kombinasi yang sempurna. Buatlah hingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian brand Anda.
Setelah sketsanya selesai, Anda bisa menyerahkannya kepada tim desain grafis, agar di ubah ke dalam bentuk file digital.
Konsistensi Warna Pilihan
Sekedar tips saja untuk Anda, sebaiknya tidak menggunakan bermacam-macam warna dalam logo bisnis.
Cukup gunakan maksimal 3 warna saja, agar tetap menampilkan kesan sederhana dan konsisten.
Begitu juga dengan font hurufnya ya. Hindari penggunaan font yang berbeda lebih dari 2 dalam sebuah logo.
Pakai Software Design Khusus
Ini bisa menjadi alternatif, jika Anda tidak menggunakan jasa desain logo bisnis untuk membuat logo kombinasi.
Anda bisa menggunakan beberapa rekomendasi software desain untuk membuat logo. Beberapa antaranya seperti:
- Canva (cocok untuk pemula, tanpa skill desain khusus)
- Figma ( cocok untuk pemula, tampilan sederhana)
- Adobe Illustrator (hanya untuk profesional dengan skill desain)
- Corel draw ( tingkat menengah, minimal punya skill desain)
Lakukan Tes Visual
Setelah logo kombinasi nya jadi, lakukan tes Visual, cek tampilan logo tersebut pada website, sosial media, merchandise, dan lain-lain.
Perhatikan, apakah ukurannya sudah sesuai di beberapa media tadi. Apakah tampak jelas terlihat? Apakah tulisan nya terbaca dengan jelas?
Hal ini penting agar Anda tidak perlu melakukan revisi terlalu banyak pada logo yang telah di buat.
Hindari Kesalahan dalam Membuat Logo Kombinasi
Ada hal yang tidak kalah penting dalam pembuatan. Anda juga harus menghindari beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam prosesnya. Apa saja:
- Hindari menambahkan banyak elemen pada logo.
- Font harus terbaca, hindari penggunaan ukuran font yang terlalu kecil
- Kombinasi warna yang bertabrakan
- Logo simbol kurang relevan
- Logo tidak jelas ketika perkecil
Contoh Logo Kombinasi Brand Populer
1. Lacoste
Perhatikan logo kombinasi milik brand Lacoste.terdiri dari teks ‘’lacoste” dan logo gambar buaya.
Logo ini tampak sederhana dan pastinya mudah diingat oleh pelanggan. Brand ini terkenal dengan produk fashion nya yang mendunia.
2. Burger King
Selanjutnya ada brand makanan populer Burger King. Brand ini juga menggunakan logo kombinasi yang unik.
Terdiri dari logo simbol sebuah burger, digabung dengan teks ‘’burger king”. Selain itu, penggunaan warna yang ceria, seperti kuning, merah, dan biru.
Filosofi warna pada logo ini seperti menimbulkan kesan ceria, saat hendak makan.
3. Adidas
Di tahap awal, logo Adidas ini terdiri dari logo huruf. Setelah makin populer, sekarang logonya terkenal dengan logo garis 3.
Logonya tetap simpel dan melambangkan kekuatan, kecepatan, dan ketahanan yang baik.
Kesimpulan
Logo kombinasi yang bagus dan unik, ternyata bukan hanya milik brand-brand top dunia.
Yang penting, Anda sudah memahami elemen-elemen grafis penting dalam desain nya. Mulai dari warna, layout, teks, dan simbol yang di pilih.
Setelah itu, Anda ikuti langkah-langkah membuat logonya. Pastikan dilakukan secara berurutan.