Perbedaan Hardcover dan Softcover, No. 3 Mengejutkan!
Bagi Anda yang gemar membaca buku, apakah sudah tahu perbedaan dari hardcover dan softcover? Dalam dunia percetakan dan penjilidan, istilah ini sering digunakan.
Buku dengan cerita yang bagus, rasanya kurang lengkap jika belum di cetak dan di jilid dengan rapi. Jilid cover juga menjadi hal yang menarik dari buku tersebut.
Cover juga dapat menjadi pelindung dari Kumpulan halaman buku yang di cetak. Hal ini membuat sebuah buku bisa lebih tahan lama.
Bukan hanya penggemar buku, Anda yang berprofesi sebagai penulis juga harus tahu. Penggunaan hardcover dan softcover juga perlu Anda pertimbangkan.
Seperti apa perbedaan hardcover dan softcover, semuanya akan di jelaskan secara detail di artikel ini. Berikut ulasan selengkapnya:
Table Of Contents
Buku Hardcover Adalah
Hardcover merupakan istilah sampul pada buku, yang memiliki karakteristik yang tebal. Dalam istilah lain di kenal dengan sampul buku tebal.
Sampul seperti ini dapat melindungi isi buku dari kerusakan. Bagian covernya biasanya akan menampilkan gambar ilustrasi dan juga judul.
Gambar ilustrasinya bisa jadi berbentuk gambar saja atau juga berupa foto landscape dan portrait yang mewakili judul dan cerita sebuah buku.
Kebanyakan hard cover dalam percetakan dan penjilidan terbuat dari bahan karton yang kuat. Ada yang di jilid dengan perekat, ada juga yang menggunakan benang.
Melansir dari halaman website tandahijau , sampul buku keras ini juga di kenal dengan istilah hardback. Sampulnya terbuat dari bahan-bahan yang tebal seperti kulit, plastik, dan karton tebal.
Karakteristik Hardcover
Sampul buku tebal ini memiliki karakteristik yang bisa di kenali dengan mudah. Diantaranya sebagai berikut:
- Bagian sampul, hardcover terbuat dari bahan yang kokoh sehingga mampu melindungi buku dan lebih awet.
- Bagian jilid, jilid bukunya lebih kuat di bandingkan jilid untuk softcover
- Harga, sampul buku yang kuat dan tebal tentunya memiliki harga yang lebih mahal karena pembuatannya yang rumit
- Ketersediaan, buku-buku dengan sampul tebal biasanya tidak banyak tersedia sebagaimana buku sampul yang lebih tipis.
Contoh buku hardcover yang banyak beredar saat ini biasanya hadir dalam bentuk seperti:
- Buku novel fiksi yang baru saja diterbitkan sebagai edisi pertama
- Buku teks untuk digunakan di dunia Pendidikan tinggi atau sekolah-sekolah formal. Termasuk skripsi.
- Buku referensi, buku-buku yang berisi pengetahuan seperti buku ensiklopedia, buku kamus, dan sejenisnya.
Buku Softcover Adalah
Mengutip dari tandahijau , buku softcover merupakan sampul buku yang bahan nya lebih tipis di bandingkan hardcover.
Sampul bukunya lebih ringan dan bersifat fleksibel, mudah dibawa kemana saja dan kapan saja dibutuhkan.
Saat ini, banyak buku-buku best seller juga terbit dengan sampul softcover. Selintas, hasil cetakan nya tetap tampak mahal, berkualitas, dan harganya lebih murah.
Seperti hal nya buku hardcover, buku sampul tipis ini juga bisa di berikan desain sampul yang menarik. Anda bisa bekerja sama dengan perusahaan desain grafis untuk membuatnya.
Karakteristik Buku Softcover
- Harga yang lebih hemat, buku-buku popular dengan sampul yang tipis memiliki harga yang lebih murah dibandingkan buku dengan sampul tebal.
- Lebih ringan dan fleksibel, buku dengan sampul tipis tentunya ringan dan bisa bawa kemana-mana. Bisa simpan di tas, di rak buku, dan tidak memerlukan ruang khusus.
- Kualitas cetak yang bagus, meskipun cenderung murah, buku seperti ini nyatanya memiliki kualitas gambar cover yang jelas dan detail.
- Banyak pilihan, berbeda dari buku hardcover yang cenderung eksklusif, buku softcover tersedia dalam banyak pilihan. Mulai dari buku Pelajaran hingga buku novel juga ada.
Perbedaan Hardcover dan Softcover pada Buku?
Antara sampul hardcover dan sampul softcover dapat di lihat perbedaannya berdasarkan beberapa aspek. Diantaranya sebagai berikut:
● Ketahanan Cover
Sesuai dengan namanya, hardcover tentunya memiliki ketahanan yang lebih baik di bandingkan softcover.
Jika di lihat secara menyeluruh, hardcover memiliki bahan yang lebih tebal dan tidak mudah di lipat.
Sedangkan softcover memiliki bahan yang tipis sehingga rentan sobek dan juga terlipat. Buku yang menggunakan sampul ini memerlukan perawatan yang maksimal.
Dengan sampul hardcover lebih cocok untuk buku dengan kategori edisi khusus, edisi perdana, dan buku untuk hadiah.
● Proses Pembuatan
Sampul buku berbentuk hardcover tentunya memiliki proses pembuatan yang lebih rumit. Bagian cover harus di buat melalui beberapa tahapan.
Tahap pertama adalah menyiapkan bahan hardcover, membuat desain covernya, lalu membuat jilid sampulnya. Untuk ide desain ketahui terlebih dahulu elemen pembentuk desain ini.
Sedangkan sampul buku softcover, proses pembuatannya lebih mudah dan fleksibel. Proses penjilidan sampul ini juga terbilang mudah, tinggal tempel saja.
● Ketebalan
Sebuah buku yang menggunakan sampul hardcover tentunya menjadi lebih tebal. Selain itu dapat mempengaruhi berat bukunya.
Sementara buku dengan sampul soft cover cenderung ringan, meskipun jumlah halaman bukunya sama dengan buku hardcover tadi.
● Ongkos Pembuatan
Mungkin Anda baru mengetahui, kalau perbedaan hardcover dan softcover juga dapat di lihat dari aspek ongkos pembuatannya.
Sampul hardcover ternyata membutuhkan biaya yang lebih besar. Alasannya, karena bahan covernya yang cukup kompleks dan melalui beberapa tahapan pengerjaan.
Sementara sampul soft cover dengan bahannya yang cenderung tipis, lebih hemat biaya. Selain itu, proses pembuatannya juga lebih mudah.
● Tampilan
Buku dengan sampul yang tebal memiliki tampilan yang lebih klasik dan elegan, serta terkesan mahal. Sedangkan buku softcover terkesan biasa saja, seperti buku-buku pada umumnya.
● Bernilai
Dalam hal ini, perbedaan hardcover dan softcover juga bisa di lihat dari nilai koleksinya. Buku dengan sampul tebal cenderung banyak di koleksi dan menjadi unik.
Sementara buku dengan sampul tipis cenderung kurang menarik untuk dijadikan koleksi khusus.
Kesimpulan
Buku hardcover adalah sampul yang tepat, bagi Anda yang ingin menerbitkan buku dengan kualitas yang tahan lama, tampilan lebih elegan dan bernilai, serta layak di jadikan koleksi.
Meskipun begitu, buku dengan sampul tebal seperti ini cenderung lebih mahal, lebih berat, dan tidak mudah di bawa kemana saja.
Jika Anda ingin buku yang lebih ringan dan bisa di bawa kemana saja, Anda bisa memilih buku softcover. Sampul bukunya lebih tipis, dapat di berikan judul dan gambar.
Meskipun begitu, sampul tipisnya tentu lebih rentan mengalami kerusakan dan terlipat. perlu perawatan khusus, agar buku jadi lebih tahan lama.
Dengan mengetahui perbedaan hardcover dan softcover, Anda sebagai penulis dapat menerbitkan buku yang sesuai dengan kebutuhan pembaca.
Sebagai pembaca, tentunya Anda juga bisa lebih bijak dalam memilih buku. Pilihlah buku yang Anda butuhkan dan sesuai dengan budget yang ada.
Website : www.zadatekreatif.com
Layanan :